Cara Agar Produk Anda dibeli.

 Ini Cara Agar Produk Anda dibeli.


- Yang Kedua Kita Akan Bahas : *B. Agar Dapat Pembeli*


#1. Fokus ke Goal yang bisa Diukur dan Menghasilkan Sales.


Menentukan goal sebelum beriklan itu kewajiban.

Tapi coba cari goal atau tujuan beriklan yang sama sekali bisa Anda ukur dan tentunya mengasilkan sales.


Bukan, brand awareness bukan salah satunya.

Caranya adalah dengan menggunakan Sales Funnel.


Nah, Sales Funnel membuat iklan kita lebih sistematis, dan mudah untuk melakukan analisa.


Atau jika temen-temen mungkin belum begitu akrab dengan sales funnel, bisa lihat dan Nonton apa itu funnel di sini :

https://youtu.be/H8OIBUun7xg


Dalam ruang lingkup internet marketing, Anda bisa menerapkan funnel secara sederhana. *Contohnya seperti ini :*


✅ *a. Campaign 1, Goal 1.*

Di campaign ini Kita membuat goal.

Yaitu mendatangkan sebanyak banyaknya orang yang tertarik dengan produk Anda ke website.


- Misalnya target mendapatkan 1000 kunjungan website dari campaign ini.

- Pastikan Anda mendapatkan database, minimal Facebook Pixel pelanggan Anda.


πŸ‘‰ *Setelah itu kita masuk ke funnel kedua*


✅ *b. Campaign 2, Goal 2.*

Pada campaign ini Kita bukan lagi mencari pelanggan potensial.


Karena mereka sudah masuk ke website Kita dan kta sudah merekamnya dengan Facebook Pixel.


Nah, sekarang waktunya Anda melakukan retargetting ke orang orang tersebut dan ajak mereka untuk tidak hanya masuk ke website Kita, tapi berinteraksi di sana.


Ajak mereka untuk menambahkan produk Kita ke kerangjang, atau menghubungi Kita melalui WhatsApp atau email, dsb.


Goalnya adalah 1000 orang yang sebelumnya sudah masuk ke website Kita, 30%-nya terkonversi menjadi leads.


πŸ‘‰ *Setelah itu baru masuk ke tahap eksekusi.*


✅ *c. Campaign 3, Goal 3.*

Nah, di Sini Anda fokus hard selling. Audience kita sudah HOT MARKET πŸ”₯


Gunakan semua metode pendekatan yang mungkin cocok untuk calon pelanggan kita.


Komunikasi 2 arah menggunakan WhatsApp atau Email.


Diskusi dengan mereka, tanya apa yang mereka perlukan agar mereka akhirnya membeli produk yang Kita jual.


Taregetnya yaitu 30% konversi dari leads menjadi sales.


*Nah,Untuk pemula, menurut mimin cara ini sangat baik.*

Yang intinya adalah.. Fokus kita yaitu mencari sales terlebih dahulu atau menstabilkan cash flow bisnis Kita.


Belum waktunya bagi Kita untuk ekspansi dengan sudut pandang produk lain yang mungkin agak nyeleneh dari core business kita.


Bagaimana cara memasarkan produk untuk pemula dalam berbisnis agar produknya bisa dilirik pembeli/dapat pembeli?

Mengingat ruang lingkup saya adalah pemasaran digital, atau internet marketing, mungkin saya bisa berbagi sedikit insight seputar pemasaran internet untuk pemula.


Tentunya ini bukan sebuah template yang membawa Anda pada keberhasilan campaign Anda ya.


Lagi, ini hanya pendapat dan pengalaman pribadi saja.


Kalau bicara detail mungkin bisa tulisan ini bisa sangat panjang, saya coba buat garis besarnya saja ya.


Cara memasarkan produk untuk pemula dalam berbisnis agar produknya bisa dilirik pembeli/dapat pembeli


A. Agar produk dilirik pembeli


1- Mencari Keunikan Produk


Jangan dulu berangkat ke iklan-iklanan.


Jangan dulu masuk ke pertanyaan "berapa budget iklan?".


Jangan, fokus ke produk Anda dulu.


Apa keunikan produk yang Anda jual dibandingkan dengan produk sejenis dari kompetitor Anda?


Usahakan cari yang betul betul unik dan berbeda dari yang lainnya.


Kalau produknya sama, coba buat packaging yang berbeda.


Kalau produk dan packaging sama, coba cari layanan atau additional value yang berbeda.


2- Mencari Audience yang Tepat


Produk jilbab Anda sebagus apapun bahannya,


difoto dengan model yang cantiknya Masya Allah,


atau dengan promo beli 1 gratis 2,


Kalau audiencenya bapak-bapak, dijamin ga ada yang beli.


"Siapa tau mau beliin buat istrinya mas?"


Pengalaman saya beliin jilbab buat istri malah ga dipake, katanya udah punya warna yang sama.


ha ha ha


Oke, jadi tentukan dan cocokkan antara sudut pandang produk Anda dengan calon pelanggan Anda.


Kalau keduanya cocok, kemungkinan besar iklan Anda pasti dilirik.


3-Foto yang bener


Iya, saya tahu Anda pemula.


Terus Anda seadanya gitu kasih foto produk?


"namanya juga pemula mas!"


Pelanggan itu pada dasarnya egois.


Mereka ga mau tahu apapun kondisi Anda, kalau Anda ga keluar modal untuk buat foto produk yang baik yaa udah.


Jangankan diklik, dilirik aja enggak.


Jadi coba deh serius buat foto produk.


ga perlu pakai kamera kok, cukup pakai smartphone asal bagus angle-nya.


coba cari di Google cara foto produk yang baik.


B. Agar Dapat Pembeli


1- Fokus ke Goal yang bisa Diukur dan Menghasilkan Sales


Menentukan goal sebelum beriklan itu kewajiban.


Tapi coba cari goal atau tujuan beriklan yang sama sekali bisa Anda ukur dan tentunya menhasilkan sales.


Bukan, brand awareness bukan salah satunya.


Caranya adalah dengan menggunakan Sales Funnel.


Sales Funnel membuat iklan Anda lebih sistematis, dan mudah untuk melakukan analisa.



Lihat : 


Atau kalau Anda mungkin belum begitu akrab dengan sales funnel bisa lihat apa itu funnel di tulisan saya yang lain :



Dalam ruang lingkup internet marketing, Anda bisa menerapkan funnel secara sederhana.


Contohnya begini :


a. Campaign 1, Goal 1


Di campaign ini Anda membuat goal yaitu mendatangkan sebanyak banyaknya orang yang tertarik dengan produk Anda ke website.


Misalnya target mendapatkan 1000 kunjungan website dari campaign ini.


Pastikan Anda mendapatkan database, minimal Facebook Pixel pelanggan Anda.


setelah itu kita masuk ke funnel kedua


b. Campaign 2, Goal 2


Pada campaign ini Anda bukan lagi mencari pelanggan potensial.


Mereka sudah masuk ke website Anda dan Anda sudah merekamnya dengan Facebook Pixel.


Sekarang waktunya Anda melakukan retargetting ke orang orang tersebut dan ajak mereka untuk tidak hanya masuk ke website Anda, tapi berinteraksi di sana.


Ajak mereka untuk menambahkan produk Anda ke kerangjang, atau menghubungi Anda melalui WhatsApp atau email, dsb.


Goalnya adalah 1000 orang yang sebelumnya sudah masuk ke website Anda, 30%-nya terkonversi menjadi leads.


Setelah itu baru masuk ke tahap eksekusi.


c. Campaign 3, Goal 3


di Sini Anda fokus hard selling.


Gunakan semua metode pendekatan yang mungkin cocok untuk calon pelanggan Anda.


Komunikasi 2 arah menggunakan WhatsApp atau Email.


Diskusi dengan mereka, tanya apa yang mereka perlukan agar mereka akhirnya membeli produk yang Anda jual.


Taregetnya yaitu 30% konversi dari leads menjadi sales.


..


Untuk pemula, menurut saya cara ini sangat baik.


Fokus Anda yaitu mencari sales terlebih dahulu atau menstabilkan cash flow bisnis Anda.


Belum waktunya bagi Anda untuk ekspansi dengan sudut pandang produk lain yang mungkin agak nyeleneh dari core business Anda.


#2. Penawaran yang Menarik.

Sekedar produk yang bagus, mungkin tidak akan menghasilkan sales tanpa dibarengi dengan penawaran yang menarik.

Sepakat ?? 


Penawaran yang menarik juga akan membuat iklan kita penuh interaksi.


Jadi agar calon pembeli akhirnya membeli produk kita, pastikan *Penawaran kita menarik.*


Guru saya bilang :

"Winning Campaign = Good Product + Good Offer"


Jadi setelah kita memastikan produk kita bermanfaat dan berbeda dengan kompetitor, setelah itu kita perlu memberikan penawaran yang menarik.


Jadi..

Mimin buat summary ya

✅ Agar produk dilirik :

- Produk unik

- Audience tepat

- Foto produk menarik


✅ Agar produk dibeli :

- Promosi yang tepat

- Menggunakan penawaran yang menarik


Semoga bermanfaat yaaa..

Terima kasih πŸ™πŸ»πŸ˜Š


**Jika Serius Mau Belajar Bisnis Online step by step Pendampingan.

Baiknya Bergabung Dan Daftar disini : 

https://katalog.mulaijualan.com/produk?nama=!_Paket_Membership_(Bonus_WebGram)


BONUS Webgram Untuk menunjangan Jualan Anda Nantinya. 😎

Comments